<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kwartir Cabang Banyumas</title>
	<atom:link href="http://www.kwarcabbanyumas.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kwarcabbanyumas.org</link>
	<description>situs keluarga besar pramuka banyumas...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Aug 2010 08:25:02 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pitaran Pelatih Kwartir Cabang Banyumas : Menjadi Pelatih yang Mumpuni</title>
		<link>http://www.kwarcabbanyumas.org/2010/08/14/pitaran-pelatih-kwartir-cabang-banyumas-menjadi-pelatih-yang-mumpuni/</link>
		<comments>http://www.kwarcabbanyumas.org/2010/08/14/pitaran-pelatih-kwartir-cabang-banyumas-menjadi-pelatih-yang-mumpuni/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Aug 2010 08:25:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Binawasa]]></category>
		<category><![CDATA[Cabang]]></category>
		<category><![CDATA[Tekpram]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kwarcabbanyumas.org/?p=248</guid>
		<description><![CDATA[Bagi beberapa kalangan di Gerakan Pramuka, istilah Pitaran masih belum jamak terdengar, dan masih sedikit sekali yang tahu tentang apa itu Pitaran pelatih.  Pada dasarnya kegiatan Pitaran sama halnya dengan kegiatan Karang Pamitran pada Pembina yang berisi kegiatan untuk menyegarkan dan meng-up grade materi-materi pelatihan.  Kegiatan Pitaran menajadi hal yang sangat penting bagi para pelatih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_249" class="wp-caption alignleft" style="width: 810px"><img class="size-full wp-image-249" title="Pitaran Pelatih 2010" src="http://www.kwarcabbanyumas.org/wp-content/uploads/2010/08/pitaran.jpg" alt="Pitaran Pelatih 2010" width="800" height="600" /><p class="wp-caption-text">Pitaran Pelatih 2010</p></div>
<p>Bagi beberapa kalangan di Gerakan Pramuka, istilah Pitaran masih belum jamak terdengar, dan masih sedikit sekali yang tahu tentang apa itu Pitaran pelatih.  Pada dasarnya kegiatan Pitaran sama halnya dengan kegiatan Karang Pamitran pada Pembina yang berisi kegiatan untuk menyegarkan dan meng-up grade materi-materi pelatihan.  Kegiatan Pitaran menajadi hal yang sangat penting bagi para pelatih karena tugas dan fungsi  pelatih yang menentukan.  Berhasil atau tidaknya kegiatan pelatihan sangat tergantung dari kinerja pelatih dalam mengelola kegiatan tersebut termasuk out put  nya.</p>
<p>Karena begitu pentingnya peranan pelatih, Kwarcab Banyumas dalam hal ini dari unsur Lemdikacab menggelar kegiatan Pitaran Pelatih selama 2 hari yaitu 5 dan 6 Juni 2010.</p>
<p>Materi Pitaran kali ini meliputi Peta Pita, Api Unggun, Cara mengelola kegiatan, out bond dan mencermati perubahan Anggaran Dasar hasil munas terbaru.  Karena pemberi materi dan peserta kegiatan sama-sama berkedudukan sebagai pelatih, kegiatan ini cenderung bersifat sharing.</p>
<p>Ada banyak permasalahan yang dibahas dalam kegiatan Pitaran ini, terutama masalah bagaimana cara menciptakan kemampuan Pembina untuk berinovasi dengan pola pembinaannya, sehingga kegiatan latihan Pramuka bukan menjadi kegiatan yang monoton dan membosankan.</p>
<p>Kegiatan Pitaran pelatih kali ini di buka oleh Kak Purwadi Santoso, dalam pidato pembukaannya Kak Pur mengatakan bahwa para pelatih adalah ujung tombak dalam usaha untuk merevitalisasi Gerakan Pramuka.  Di pundak para Pelatih masa depan Gerakan Pramuka dibebankan, akan menjadi seperti apa pola pembinaan kegiatan Pramuka para pelatih yang menentukan karena Pelatih yang melatih para Pembina untuk membina di Gugusdepan.</p>
<p>Ka Lemdikacab Banyumas Kak Adi Suroso menekankan fungsi pelatih dalam kegiatan sehari-hari, tugas pelatih tidak hanya ketika saat kegiatan pelatihan atau kursus melainkan melekat selama 24 jam, sehingga segala sikap dan tingkah laku seorang pelatih juga harus mencerminkan hal-hal yang baik.  Pelatih juga harus aktif di gugusdepannya, memberi contoh langsung kepada para Pembina bagaimana cara mengelola gugusdepan dan membina peserta didik dengan baik.</p>
<p>Menjadi pelatih yang mumpuni bukan hanya pada kegiatan kepramukaan melainkan dalam setiap sendi kehidupan. (Nung)</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://www.kwarcabbanyumas.org/2010/08/14/pitaran-pelatih-kwartir-cabang-banyumas-menjadi-pelatih-yang-mumpuni/" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p><div style='display:none' id="post-refEl-248"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kwarcabbanyumas.org/2010/08/14/pitaran-pelatih-kwartir-cabang-banyumas-menjadi-pelatih-yang-mumpuni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lomba Kwarran Tergiat Kwartir Cabang Banyumas</title>
		<link>http://www.kwarcabbanyumas.org/2010/08/14/lomba-kwarran-tergiat-kwartir-cabang-banyumas/</link>
		<comments>http://www.kwarcabbanyumas.org/2010/08/14/lomba-kwarran-tergiat-kwartir-cabang-banyumas/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Aug 2010 02:56:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cabang]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Kwarran]]></category>
		<category><![CDATA[Litbang]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kwarcabbanyumas.org/?p=245</guid>
		<description><![CDATA[Agenda rutin bagi Kwartir Cabang Banyumas menjelang Hari Pramuka adalah Lomba Kwarran Tergiat.  Pada Tahun 2010 ini, kegiatan ini telah diawali sejak 29 Juni yang lalu, sambung menyambung sampai dengan 22 Juli 2010.
Kegiatan yang dimotori oleh Bidang Lemlitbang Kwartir Cabang  Banyumas bertujuan untuk memotret kinerja di tiap-tiap Kwarran.  Selain mengevaluasi kinerja, pembinaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Agenda rutin bagi Kwartir Cabang Banyumas menjelang Hari Pramuka adalah Lomba Kwarran Tergiat.  Pada Tahun 2010 ini, kegiatan ini telah diawali sejak 29 Juni yang lalu, sambung menyambung sampai dengan 22 Juli 2010.</p>
<p>Kegiatan yang dimotori oleh Bidang Lemlitbang Kwartir Cabang  Banyumas bertujuan untuk memotret kinerja di tiap-tiap Kwarran.  Selain mengevaluasi kinerja, pembinaan  juga menjadi salah satu sasaran sekaligus untuk menyerap   masukan untuk kemajuan Gerakan Pramuka di wilayah Banyumas.</p>
<p>Beranggotakan  9 orang, yaitu Kak Umar salim sebagai ketua Tim dan menilai bidang Sarana dan Prasarana, Tertib Hukum serta Abdimas, Kak Amien Munthoat menilai bidang Program Peserta didik Siaga dan Penggalang, Kak Adi Suroso, Kak Heri Priyatno dan Kak Retno Sri Lestari menilai bidang Pembinaan Pramuka Dewasa, Kak Siti Nur Hasanah menilai bidang Humas dan Pers, Kak Nuryanto menilai Bidang Kegiatan Pramuka Penegak dan  DKR, Kak Erni Indriastuti menilai bidang Keuangan dan Usaha Mandiri serta Kak Slamet Subagyo yang menilai Bidang Manajemen.  Tim Penilai berkeliling sesuai dengan jadwal ke Kwartir Ranting se– Wilayah Kabupaten Banyumas dengan disertai dari unsure pimpinan Kwartir Cabang Banyumas untuk pembinaan dan pengurus koperasi Tunas Bangsa untuk bersosialisasi.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-246" title="penilaian lomba kwarran tergiat" src="http://www.kwarcabbanyumas.org/wp-content/uploads/2010/08/SDC12049.jpg" alt="penilaian lomba kwarran tergiat" width="800" height="600" /></p>
<p>Jadwal Tim untuk berkeliling yang  padat sangat melelahkan akan tetapi rasa lelah itu akan hilang begitu sampai tujuan dan mendapat sambutan yang hangat dari pihak Kwarran.  Karena pada prinsipnya, kegiatan ini tidak semata-mata mencari juara dalam lomba Kwarran Tergiat tetapi juga sebagai bentuk silaturahmi dari unsure Kwarcab kepada pihak Kwarran dan Majelis Pembimbing.</p>
<p>Hasil dari penilaian Lomba Kwarran Tergiat akan diumumkan pada saat Apel Besar Hari Pramuka yang rencanannya akan diselenggarakan pada 22 September 2010. Harapan ke depan dari Tim Penilai adalah ketika Tim Penilai datang lagi pada tahun depan kondisi di Kwarran telah berubah menjadi lebih baik dan lebih giat.  Karena kinerja Kwarran adalah cermin dari kinerja Kwarcab.</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://www.kwarcabbanyumas.org/2010/08/14/lomba-kwarran-tergiat-kwartir-cabang-banyumas/" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p><div style='display:none' id="post-refEl-245"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kwarcabbanyumas.org/2010/08/14/lomba-kwarran-tergiat-kwartir-cabang-banyumas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelatihan Jurnalistik Kwartir Cabang Banyumas Tahun 2010</title>
		<link>http://www.kwarcabbanyumas.org/2010/05/16/pelatihan-jurnalistik-kwartir-cabang-banyumas-tahun-2010/</link>
		<comments>http://www.kwarcabbanyumas.org/2010/05/16/pelatihan-jurnalistik-kwartir-cabang-banyumas-tahun-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 May 2010 11:34:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Binawasa]]></category>
		<category><![CDATA[Buletin]]></category>
		<category><![CDATA[Cabang]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Kwarran]]></category>
		<category><![CDATA[Tekpram]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kwarcabbanyumas.org/?p=237</guid>
		<description><![CDATA[Kursus-JurnalisKursus-Jurnalis]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-238" src="http://www.kwarcabbanyumas.org/wp-content/uploads/2010/05/Kursus-Jurnalis.jpg" alt="Kursus-Jurnalis" width="780" height="585" /></p>
<p>Gerakan Pramuka adalah organisasi yang bertujuan mendidik dan membina kaum muda Indonesia dengan agar mereka menjadi  manusia berkepribadian, berwatak, dan berbudi pekerti luhur, cerdas dan memiliki ketrampilan yang dapat membangun dirinya sendiri dan bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa dan negara yang memiliki kepedulian terhadap sesama hidup.</p>
<p>Untuk mencapai tujuan tersebut Gerakan Pramuka menyelenggarakan pendidikan nonformal dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan serta Sistem Among. Anggota Pramuka dihimpun dalam gugusdepan yang dipimpin oleh Pembina.</p>
<p>Akhir-akhir ini minat anak-anak dan remaja untuk mengikuti kegiatan kepramukaan relatif berkurang, untuk itu kita perlu melakukan promosi dan publikasi tentang apa dan bagaimana pramuka itu kepada masyarakat. Sarana publikasi yang efektif saat ini adalah melalui jurnalisme baik itu media cetak dan elektronik maupun yang sedang naik daun saat ini melalui media internet.</p>
<p>Untuk itu para pembina dan pengurus kwartir perlu memiliki kemampuan untuk menulis jurnalistik dan mengelola media maka diselenggarakanlah Pelatihan Jurnalistik Kwartir Cabang Banyumas Tahun 2010.  Kegiatan ini bertujuan untuk :</p>
<ol>
<li>Memberikan pelatihan jurnalistik untuk mendukung penyelenggaraan kehumasan dan sistem informasi manajemen  yang lebih terpadu dan terarah.</li>
<li>Meningkatkan koordinasi dan  komunikasi dengan kwartir ranting</li>
</ol>
<p>Kegiatan ini diikuti oleh Andalan Ranting Urusan Hubungan Masyarakat (Anru Humas) dan Pramuka Penegak/Pandega utusan dari Kwarran dan perguruan tinggi se-Kwarcab Banyumas.  Sasaran yang ingin dicapai adalah setelah mengikuti pelatihan jurnalistik, peserta dapat menginformasikan setiap kegiatan yang ada di masing-masing kwarran dengan cepat sehingga setiap kegiatan dapat terpublikasikan. (nung)</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://www.kwarcabbanyumas.org/2010/05/16/pelatihan-jurnalistik-kwartir-cabang-banyumas-tahun-2010/" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p><div style='display:none' id="post-refEl-237"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kwarcabbanyumas.org/2010/05/16/pelatihan-jurnalistik-kwartir-cabang-banyumas-tahun-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panduan Ber JOTI lewat mIRC</title>
		<link>http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/03/panduan-ber-joti-lewat-mirc/</link>
		<comments>http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/03/panduan-ber-joti-lewat-mirc/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 18:46:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kwarcabbanyumas.org/?p=230</guid>
		<description><![CDATA[Bulan Oktober ini merupakan waktu dilaksanakannya JOTA dan JOTI yaitu tanggal 17-18 Oktober 2009. Mari kita songsong dengan persiapan yang baik itu kita belajar program yang digunakan untuk bisa berkomunikasi dengan pramuka sedunia.
Untuk mengikuti JOTI, anda harus mendaftar di http://www.joti.org/id untuk mendapatkan nickname khusus.
1. Periksa apakah di komputer anda sudah terinstall program chat seperti mIRC [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom: 0in"><img class="alignleft" src="http://www.joti.org/images/jotajoti2009tiny.png" alt="" width="235" height="262" />Bulan Oktober ini merupakan waktu dilaksanakannya JOTA dan JOTI yaitu tanggal 17-18 Oktober 2009. Mari kita songsong dengan persiapan yang baik itu kita belajar program yang digunakan untuk bisa berkomunikasi dengan pramuka sedunia.</p>
<p>Untuk mengikuti JOTI, anda harus mendaftar di <a href="http://www.joti.org/id">http://www.joti.org/id</a> untuk mendapatkan nickname khusus.</p>
<p>1. Periksa apakah di komputer anda sudah terinstall program chat seperti mIRC atau sejenisnya. Program mIRC biasanya ditemui di: Start Menu =&gt; Programs =&gt; mIRC =&gt; klik mIRC kalau belum ada, unduh (<em>download</em>) program mIRC disini: <a href="http://download.serveraddress.com/mirc/mirc63.exe">http://download.serveraddress.com/mirc/mirc63.exe</a> lalu install programnya.</p>
<p>2. Jalankan program mIRC, jika anda melihat jendela “about mIRC”, tekan Continue.</p>
<p>3. Muncul jendela “Options” (bila tidak muncul, klik tombol di toolbar)</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="center"><img src="http://www.pramukanet.org/images/stories/Joti/mirc01.gif" border="0" alt="Image" hspace="6" width="340" height="309" align="center" /></p>
<p>4.Isi full name dengan nama lengkap anda, nickname dan alternative dengan nama yang akan anda tampilkan ketika chatting (ini harus sesuai dengan nickname yang telah didaftarkan pada situs <a href="http://www.joti.org/id/">http://www.joti.org/id</a>). Isi email address dengan huruf ‘-’ (dash)</p>
<p>5. klik Category ‘Servers’ (dibawah ‘Connect’) kemudian tekan tombol “Add” untuk mengisi informasi server yang akan digunakan untuk anda ber-chatting ria.</p>
<p><span id="more-230"></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="center"><img src="http://www.pramukanet.org/images/stories/Joti/mirc02.gif" border="0" alt="Image" hspace="6" width="358" height="325" /></p>
<p>6. Isi persis dengan gambar berikut:</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="center"><img src="http://www.pramukanet.org/images/stories/Joti/mirc03.gif" border="0" alt="Image" hspace="6" width="290" height="275" align="center" /></p>
<p>lalu tekan tombol “Add”</p>
<p>7. anda akan kembali ke jendela mIRC Options Category Servers (lihat no 5). Tekan tombol “Connect To Server”</p>
<p>8. secara otomatis mIRC akan melakukan koneksi ke chat.scoutlink.net. setelah terkoneksi, akan muncul jendela berikut:</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="center"><img src="http://www.pramukanet.org/images/stories/Joti/mirc04.gif" border="0" alt="Image" hspace="6" width="291" height="347" align="center" /></p>
<p>tekan tombol “Esc” (keyboard, tombol pojok kiri atas) bila jendela tersebut tidak muncul, periksa apakah tombol Connect bergambar . bila iya, klik tombol tersebut.</p>
<p>9. Pesan berikut akan muncul pada jendela Status bila anda telah berhasil memasuki server ScoutLink</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="center"><img src="http://www.pramukanet.org/images/stories/Joti/mirc05.gif" border="0" alt="Image" hspace="6" width="345" height="174" align="center" /></p>
<p>10. pada jendela Status, ketik /nickserv register [password anda untuk login di <a href="http://www.joti.org/id/">http://www.joti.org/id</a>], lalu tekan tombol Enter</p>
<p>11. masih pada jendela Status, ketik /list, lalu tekan tombol Enter. Setelah muncul jendela List,</p>
<p style="margin-bottom: 0in" align="center"><img src="http://www.pramukanet.org/images/stories/Joti/mirc06.gif" border="0" alt="Image" hspace="6" width="343" height="219" align="center" /></p>
<p>double klik #indonesian, atau #indonesian01</p>
<p>12. Selamat! Anda telah memasuki channel JOTI untuk komunitas JOTI Indonesia. SELAMAT BERJOTI</p>
<p>Sumber : <a href="http://www.pramukanet.org"><strong><em>www.pramukanet.org</em></strong></a></p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/03/panduan-ber-joti-lewat-mirc/" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p><div style='display:none' id="post-refEl-230"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/03/panduan-ber-joti-lewat-mirc/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketrampilan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan</title>
		<link>http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/03/ketrampilan-pertolongan-pertama-pada-kecelakaan/</link>
		<comments>http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/03/ketrampilan-pertolongan-pertama-pada-kecelakaan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 17:33:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buletin]]></category>
		<category><![CDATA[Cabang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kwarcabbanyumas.org/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[PENDAHULUAN
1. Ketrampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (PPPK) merupakan salah satu kegiatan kepramukaan yang memberikan bekal peserta didik dalam hal pengalaman :
a. Kewajiban diri untuk mengamalkan kode kehoramatan pramuka
b. Kepeduliannya terhadap masyarakat/orang lain
c. Kepeduliannya terhadap usaha meningkatkan citra Gerakan Pramuka di masyarakat
2. Ketrampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan merupakan seperangkat ketrampilan dan pengetahuan kesehatan yang praktis dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PENDAHULUAN</p>
<p>1. Ketrampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (PPPK) merupakan salah satu kegiatan kepramukaan yang memberikan bekal peserta didik dalam hal pengalaman :</p>
<p>a. Kewajiban diri untuk mengamalkan kode kehoramatan pramuka</p>
<p>b. Kepeduliannya terhadap masyarakat/orang lain</p>
<p>c. Kepeduliannya terhadap usaha meningkatkan citra Gerakan Pramuka di masyarakat</p>
<p>2. Ketrampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan merupakan seperangkat ketrampilan dan pengetahuan kesehatan yang praktis dalam memberikan bantuan pertama kepada orang lain yang sedang mengalami musibah, antara lain pada pasien yang :</p>
<p>a. Berhenti bernafas</p>
<p>b. Pendarahan parah</p>
<p>c. Shok</p>
<p>d. Patah tulang</p>
<p>3. Ketrampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan dan Pengetahuan Praktis tentang Kesehatan merupakan alat pendidikan bagi para pramuka sesuai selaras dengan perkembangannya agar mampu menjaga kesehatan dirinya dan keluarga serta lingkungannya, dan mempunyai kemampuan yang mantap untuk menolong orang lain yang mengalami kecelakaan.</p>
<p><span id="more-227"></span></p>
<p>MATERI POKOK</p>
<p>1. Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)</p>
<p>a. P3K bagi pasien yang berhenti bernafas</p>
<p>Kalau seseorang tiba-tiba napasnya berhenti, apapun latar belakangnya, harus segera dilakukan nafas buatan.</p>
<p>Cara yang paling praktis dan efisien untuk menyelamatkan nyawa orang tersebut adalah dengan jalan : meniupkan nafas ke paru-paru korban.</p>
<p>Langkah-langkah pertolongan dengan napas buatan dari mulut ke mulut/hidung sebagai berikut :</p>
<p>1) Kepala korban diletakkan dengan posisi dagu mendongak ke atas</p>
<p>2) Rahang ditarik sampai mulut terbuka</p>
<p>3) Penolong membuka mulut lebar-lebar dan ditempelkan ke mulut korban rapat-rapat dan pencet hidung atau tutup hidung korban dengan pipi, atau dapat juga dengan jalan tutup mulut korban rapat-rapat selanjutnya penolong menempelkan mulutnya ke hidung korban dan meniupnya.</p>
<p>4) Tiup ke mulut/hidung korban, kepada :</p>
<p>a) Orang dewasa secara teratur dan kuat ditiupkan 12 kali tiupan pada setiap menit.</p>
<p>b) Anak-anak ditiupkan 20 kali tiap menit</p>
<p>b. P3K bagi korban Sengatan Listrik</p>
<p>1) Penolong hendaknya berdiri di atas karet, karton, papan, atau karpet yang dalam keadaan kering</p>
<p>2) Gunakan tongkat kering/papan kering untuk menarik atau mendorong kawat beraliran listrik yang menempel pada tubuh korban</p>
<p>3) Setelah kontak dengan aliran listrik tiada lagi, selanjutnya segera dilakukan nafas buatan sampai bantuan medis datang</p>
<p>c. P3K bagi pasien yang menderita pendarahan parah</p>
<p>1) Luka hendaknya ditutup kain kasa kompres yang steril, selanjutnya kain kasa kompres tersebut ditekan kuat-kuat dengan tangan sampai pendarahan berhenti. Untuk menutup luka biasa juga menggunakan bahan yang bersih lainnya, misalnya kasa steril, saputangan bersih lainnya, handuk atau sobekan sprei yang semuanya sudah dicuci dan disetrika. Kalau tidak tersedia peralatan yang steril, jangan ragu-ragu lagi menggunakan baju kotor atau tangan telanjang untuk menekan bagian yang luka agar darah tidak terus menerus mengucur karena kehilangan darah dari tubuh korban lebih berbahaya daripada resiko infeksi.</p>
<p>2) Luka yang sudah berdarah tidak boleh dibersihkan karena pendarahan akan membersihkan luka itu sendiri, yang boleh dibersihkan adalah kulit di sekitar luka, dengan air sabun atau air ledeng biasa atau air yang sudah dimasak.</p>
<p>3) Pada semua kasus pendarahan serius, penderita selalu diancam shok, untuk itu diselimuti dan letakkan penderita pada posisi yang paling menyenangkan dan semua yang mengikat pada tubuh harus dilepaskan termasuk ikat pinggang.</p>
<p>d. Pertolongan Pertama Mengurangi Shok</p>
<p>1) Setiap kecelakaan, kebakaran, keracunan yang parah, sering kali disertai dengan shok baik ringan atau parah, bahkan sampai fatal, karena shok merupakan reaksi tubuh yang ditandai oleh melambatnya atau terhentinya peredaran darah dan berakibat penurunan persediaan darah pada organ-organ penting.</p>
<p>2) Tanda-tanda Shok</p>
<p>a) Denyut nadi cepat tapi lemah</p>
<p>b) Merasa lemas</p>
<p>c) Muka pucat</p>
<p>d) Kulit dingin, kerinagt dingin di kening dan telapak tangan, kadang-kadang pasien menggigil</p>
<p>e) Merasa haus</p>
<p>f) Merasa mual</p>
<p>g) Nafas tidak teratur</p>
<p>h) Tekanan darah sangat rendah</p>
<p>3) Pertolongan Pertama Mengurangi Shok antara lain dilakukan dengan cara :</p>
<p>a) Menghentikan pendarahan</p>
<p>b) Meniadakan hambatan-hambatan pada saluran nafas</p>
<p>c) Memberi nafas buatan</p>
<p>d) Menyelimuti dan meletakkan penderita pada posisi yang paling menyenangkan</p>
<p>4) Langkah &#8211; langkah Pelaksanaan Pertolongan Pertama Mengurangi Shok :</p>
<p>a) Baringan korban dengan posisi kepala sama datar atau lebih rendah dari tubuh, dengan tujuan untuk menambah aliran darah ke jantung dan otak.  Bila kaki tidak patah, tungkai dapat ditinggikan 30-45 cm di atas posisi kepala.</p>
<p>b) Selimuti pasien dan hindarkan dari lantai serta udara dingin</p>
<p>c) Usahakan pasien tidak melihat lukanya</p>
<p>d) Pasien/penderita yang sadar, tidak muntha dan tidak mengalami luka di perut, dapat diberi larutan shok yang terdiri dari :</p>
<p>- 1 sendok teh garam dapur</p>
<p>- ½ sendok teh tepung soda kue</p>
<p>- 4-5 gelas air</p>
<p>- dan bisa juga ditambah air kelapa/kopi kental/teh</p>
<p>e) perlakukan pasien dengan lemah lembut, sebab rasa nyeri akibat penanganan yang kasar bisa menjerumuskan korban pada shok yang lebih parah.</p>
<p>f) Cepat-cepat panggil dokter</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/03/ketrampilan-pertolongan-pertama-pada-kecelakaan/" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p><div style='display:none' id="post-refEl-227"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/03/ketrampilan-pertolongan-pertama-pada-kecelakaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memaknai Dasa Darma</title>
		<link>http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/03/memaknai-dasa-darma/</link>
		<comments>http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/03/memaknai-dasa-darma/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 17:09:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buletin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kwarcabbanyumas.org/?p=223</guid>
		<description><![CDATA[
Setiap anggota Gerakan Pramuka wajib memahami isi
dan makna Dasa Darma Pramuka yang merupakan ketentuan moral. Dalam kegiatan Pramuka di tingkat gugus depan, Dasa Darma menjadi materi wajib di setiap tingkatan, baik penggalang, ramu, rakit, dan terap.
KALAU dilihat dari isi materi tersebut, ternyata Dasa Darma memiliki nilai kandungan dalam diri manusia sebagai pribadi
manusia seutuhnya. Metode penghafalan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-224" src="http://www.kwarcabbanyumas.org/wp-content/uploads/2009/10/Picture3.jpg" alt="Picture3" width="239" height="288" /></p>
<p>Setiap anggota Gerakan Pramuka wajib memahami isi<br />
dan makna Dasa Darma Pramuka yang merupakan ketentuan moral. Dalam kegiatan Pramuka di tingkat gugus depan, Dasa Darma menjadi materi wajib di setiap tingkatan, baik penggalang, ramu, rakit, dan terap.</p>
<p>KALAU dilihat dari isi materi tersebut, ternyata Dasa Darma memiliki nilai kandungan dalam diri manusia sebagai pribadi<br />
manusia seutuhnya. Metode penghafalan materi tersebut dalam kegiatan Pramuka sudah banyak yang diperkenalkan oleh para pembina, dengan cara<br />
tersendiri.</p>
<p>Penulis pun sebagai pembina di lapangan memiliki cara atau pedoman agar siswa dapat menghafal Dasa Darma Pramuka dengan mudah. Pedoman itu adalah Ta-Ci-Pa-Pat-Re-Ra-He-Di-Ber-Su.</p>
<p>Dasa Darma Pramuka itu</p>
<p>1. Ta: Takwa kepada Tuhan yang Maha Esa. Sebagai<br />
pribadi yang lemah, kita harus menyembah Tuhan YME. Dia adalah pencipta<br />
yang ada di bumi dan di langit dan segala makhluk yang terlihat maupun<br />
tidak terlihat. Sebagai pribadi lemah dan ciptaan-Nya, kita wajib<br />
menjalankan perintah-Nya. Contohnya, sebagai muslim mengerjakan salat<br />
lima kali sehari semalam, membaca Alquran, puasa, dan lain-lain.<span id="more-223"></span></p>
<p>2. Ci: Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.<br />
Selain sebagai makhluk pribadi, kita juga sebagai makhluk sosial.<br />
Artinya, makhluk yang tidak bisa berdiri sendiri. Kita perlu teman,<br />
bergaul, bertetangga. Kita tidak bisa hidup tanpa orang lain, kita<br />
memerlukan bantuan orang lain.</p>
<p>3. Pa: Patriot yang sopan dan ksatria. Sebagai<br />
Pramuka, kita harus berperilaku yang sopan. Tindak-tanduk dalam<br />
bersikap dan bertutur kata mesti diperhatikan. Kesopanan melambangkan<br />
pribadi seseorang di tengah-tengah pergaulan dalam masyarakat.</p>
<p>4. Pat: Patuh dan suka bermusyawarah. Dalam situasi<br />
dan kegiatan apa pun, anggota Pramuka wajib taat dan patuh terhadap<br />
aturan yang berlaku, dan dalam kegiatan Pramuka selayaknya<br />
bermusyawarah dalam mengambil keputusan terbaik dan memuaskan.</p>
<p>5. Re: Rela menolong dan tabah. Pramuka senantiasa<br />
rela dalam menolong tanpa membedakan agama, warna kulit, suku, dan<br />
sebagainya, dan harus didasari oleh hati yang ikhlas, tulus, tanpa<br />
diembel-embeli oleh sikap ingin dipuji. Dalam setiap perjuangan itu<br />
seorang anggota Pramuka harus tabah menghadapi gangguan, tantangan,<br />
halangan, dan hambatan.</p>
<p>6. Ra: Rajin, terampil, dan gembira. Anggota Pramuka<br />
itu harus rajin melakukan sesuatu yang positif. Kegiatan ketika ia<br />
berada dalam pembinaan Pramuka harus diimplementasikan dalam kegiatan<br />
sehari-hari. Jangan rajin karena waktu penggodokan dalam kegiatan,<br />
tetapi harus dibuktikan ketika ia di rumah, di sekolah. Dalam<br />
melaksanakan kegiatan itu pun harus dilaksanakan dengan senang dan<br />
gembira.</p>
<p>7. He: Hemat, cermat, dan bersahaja. Ada ungkapan yang mengatakan “hemat pangkal kaya”. Betul sekali dengan berhemat, tidak menghambur-hamburkan uang untuk jajan, tidak berhura-hura untuk kepentingan sesaat merupakan awal menjadi orang kaya. Pramuka harus<br />
cermat dalam pengeluaran uang, memprioritaskan apa yang harus dibeli<br />
atau didahulukan, dan mana yang tidak perlu janganlah dibeli. Meskipun<br />
ia kaya, seorang Pramuka jangan sombong di depan orang lain, jangan<br />
angkuh, bersahaja dalam bergaul.</p>
<p>8. Di: Disipilin, berani, dan setia. Anggota Pramuka<br />
harus hidup dengan disiplin, baik dalam waktu belajar di sekolah,<br />
bermain, dan sebagainya. Kalau Pramuka seperti itu maka hidup tak akan<br />
percuma, tetapi akan berguna dalam mencapai cita-cita. Anggota Pramuka<br />
harus berani karena benar, tetapi takut karena salah. Jangan berani<br />
karena kesalahan, beranilah karena kebenaran. Pramuka harus setia<br />
terhadap janji setianya karena itulah nilai-nilai luhur pribadi manusia.</p>
<p>9. Ber: Bertanggung jawab dan dapat dipercaya.<br />
Setiap anggota Pramuka harus bertanggung jawab terhadap apa yang telah<br />
ia perbuat, jangan lari, jangan lempar batu sembunyi tangan. Ia harus<br />
konsekuen karena ini adalah modal dari kepercayaan terhadap kita.</p>
<p>10. Suc: Suci dalam pikiran, perkataan, dan<br />
perbuatan. Inilah pribadi manusia yang sejati, bersih pikiran, tidak<br />
ada iri dan dengki.</p>
<p>Jika semua anggota Pramuka memahami itu semua, insya Allah ia akan menjadi pribadi yang tangguh, bermanfaat bagi diri<br />
sendiri, bangsa, dan negara.</p>
<p><em>Sumber : Buletin Tunas Satria (Edisi 46/Tahun IV/Oktober 2009)</em></p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/03/memaknai-dasa-darma/" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p><div style='display:none' id="post-refEl-223"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/03/memaknai-dasa-darma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sepatu si Babak Tua</title>
		<link>http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/02/sepatu-si-babak-tua/</link>
		<comments>http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/02/sepatu-si-babak-tua/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 16:48:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buletin]]></category>
		<category><![CDATA[Cabang]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kwarcabbanyumas.org/?p=218</guid>
		<description><![CDATA[
Seorang bapak tua pada suatu hari hendak bepergian naik bus kota. Saat menginjakkan kakinya ke tangga, salah satu sepatunya terlepas dan jatuh ke jalan. Sayang, pintu tertutup dan bus segera berlari cepat. Bus ini hanya akan berhenti di halte berikutnya yang jaraknya cukup jauh sehingga ia tak dapat memungut sepatu yang terlepas tadi. Melihat kenyataan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-220" src="http://www.kwarcabbanyumas.org/wp-content/uploads/2009/10/sepatu1.jpg" alt="sepatu" width="351" height="385" /></p>
<p>Seorang bapak tua pada suatu hari hendak bepergian naik bus kota. Saat menginjakkan kakinya ke tangga, salah satu sepatunya terlepas dan jatuh ke jalan. Sayang, pintu tertutup dan bus segera berlari cepat. Bus ini hanya akan berhenti di halte berikutnya yang jaraknya cukup jauh sehingga ia tak dapat memungut sepatu yang terlepas tadi. Melihat kenyataan itu, si bapak tua itu dengan tenang melepas sepatunya yang sebelah dan melemparkannya ke luar jendela.</p>
<p>Seorang pemuda yang duduk dalam bus tercengang, dan bertanya pada si bapak tua, &#8221;Mengapa bapak melemparkan sepatu bapak yang sebelah juga?&#8221; Bapak tua itu menjawab dengan tenang, &#8221;Supaya siapa pun yang menemukan sepatuku bisa memanfaatkannya.&#8221;</p>
<p>Bapak tua dalam cerita di atas adalah contoh orang yang bebas dan merdeka. Ia telah berhasil melepaskan keterikatannya pada benda. Ia berbeda dengan kebanyakan orang yang mempertahankan sesuatu semata- mata karena ingin memilikinya, atau karena tidak ingin orang lain memilikinya.<span id="more-218"></span></p>
<p>Sikap mempertahankan sesuatu  termasuk mempertahankan apa yang sudah tak bermanfaat lagi &#8212; adalah akar dari ketamakan. Penyebab tamak adalah kecintaan yang berlebihan pada harta benda. Kecintaan ini melahirkan keterikatan. Kalau Anda sudah terikat dengan sesuatu, Anda akan mengidentifikasikan diri Anda dengan sesuatu itu. Anda bahkan dapat menyamakan kebahagiaan Anda dengan memiliki benda tersebut. Kalau demikian, Anda pasti sulit memberikan apapun yang Anda miliki karena hal itu bisa berarti kehilangan sebagian kebahagiaan Anda.</p>
<p>Kalau kita pikirkan lebih dalam lagi ketamakan sebenarnya berasal dari pikiran dan paradigma kita yang salah terhadap harta benda. Kita sering menganggap harta kita sebagai milik kita. Pikiran ini salah.  Harta kita bukanlah milik kita. Ia hanyalah titipan dan amanah yang suatu ketika harus dipertanggungjawabkan. Pertanggungjawaban kita adalah sejauh mana kita bisa menjaga dan memanfaatkannya.</p>
<p>Peran kita dalam hidup ini hanyalah menjadi media dan perantara. Semuanya adalah milik Tuhan dan suatu ketika akan kembali kepadaNya. Tuhan telah menitipkan banyak hal kepada kita: harta benda, kekayaan, pasangan hidup, anak-anak, dan sebagainya. Tugas kita adalah menjaga amanah ini dengan baik, termasuk  meneruskan pada siapa saja yang membutuhkannya.</p>
<p>Paradigma yang terakhir ini akan membuat kita menyikapi masalah secara berbeda. Kalau biasanya Anda merasa terganggu begitu ada orang yang membutuhkan bantuan, sekarang Anda justru merasa bersyukur.  Kenapa? Karena Anda melihat hal itu sebagai kesempatan untuk menjadi &#8221;perpanjangan tangan&#8221; Tuhan. Anda tak merasa terganggu karena tahu bahwa tugas Anda hanyalah  meneruskan &#8221;titipan&#8221; Tuhan untuk membantu orang yang sedang kesulitan.</p>
<p>Cara berpikir seperti ini akan melahirkan hidup yang berkelimpahruahan dan penuh anugerah bagi kita dan lingkungan sekitar. Hidup seperti ini adalah hidup yang senantiasa bertambah dan tak pernah berkurang.</p>
<p>Semua orang akan merasa menang, tak ada yang akan kalah. Alam semesta sebenarnya bekerja dengan konsep ini, semua unsur-unsurnya bersinergi,  menghasilkan kemenangan bagi semua pihak.<br />
( Arvan Pradiansyah, Republika )</p>
<p><em>Sumber : Buletin Tunas Satria (Edisi 46/Tahun IV/Oktober 2009)</em></p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/02/sepatu-si-babak-tua/" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p><div style='display:none' id="post-refEl-218"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/02/sepatu-si-babak-tua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aplikasi Dasa Darma Pramuka dalam Perkemahan</title>
		<link>http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/02/aplikasi-dasa-darma-pramuka-dalam-perkemahan/</link>
		<comments>http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/02/aplikasi-dasa-darma-pramuka-dalam-perkemahan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 16:25:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buletin]]></category>
		<category><![CDATA[Cabang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kwarcabbanyumas.org/?p=214</guid>
		<description><![CDATA[Baju cokelat topi pandu
Penuh emblim, melintang pluit
Amboi gagahnya aku
Siap membela negara
Itulah aku &#8220;Sang Pramuka&#8221;
Selalu semangat dan giat berlatih
Oh Pramuka kebanggaanku
Jayalah selalu di Bumi Persada
Aku ‘kan berjanji selalu amanah
Dalam Dasa Dharma dan Tri Satya

Bagi sebagian orang yang berpandangan sempit, sepintas kegiatan kepramukaan semacam LT II,  Jambore  dsb terlihat seperti kegiatan yang tanpa makna dan terkesan hanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Baju cokelat topi pandu<br />
Penuh emblim, melintang pluit<br />
Amboi gagahnya aku<br />
Siap membela negara<br />
Itulah aku &#8220;Sang Pramuka&#8221;</em></p>
<p><em>Selalu semangat dan giat berlatih<br />
Oh Pramuka kebanggaanku<br />
Jayalah selalu di Bumi Persada<br />
Aku ‘kan berjanji selalu amanah<br />
Dalam Dasa Dharma dan Tri Satya</em></p>
<p><img class="size-full wp-image-215 alignleft" src="http://www.kwarcabbanyumas.org/wp-content/uploads/2009/10/Picture2.jpg" alt="Tenda Kontingen Jawa Tengah" width="632" height="474" /></p>
<p>Bagi sebagian orang yang berpandangan sempit, sepintas kegiatan kepramukaan semacam LT II,  Jambore  dsb terlihat seperti kegiatan yang tanpa makna dan terkesan hanya pemborosan saja. Tetapi apabila kita cermati Dasa dharma pramuka melekat justru pada acara kemah dan keseharian.</p>
<p>Apa yang ada di benak Anda semua? Lihat saja bahwa kegiatan perkemahan Pramuka sangat bermanfaat bagi pendidikan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.  Dalam kegiatan perkemahan seperti LT dan Jambore inilah pendidikan yang sesungguhnya berlangsung.</p>
<p>Repot Memasak? Bingung Air Bersih? Mau Buang Air?</p>
<p>Hampir dipastikan setiap kali kegiatan perkemahan digelar permasalahan kerepotan air bersih, mck dan memasak selalu muncul.  Tapi situasi inilah yang mendukung proses pendidikan bagi peserta didik.<span id="more-214"></span></p>
<p>Lantas di mana letak pendidikannya? Para pembina mestinya dapat menggunakan kegiatan di tenda untuk menanamkan pendidikan budi pekerti dan kemandirian bagi peserta didik.  Mereka diajak untuk mengurus dirinya sendiri, menyusun menu sendiri, memasak sendiri dan berbagi danbertoleransi dengan teman-temannya.</p>
<p>Penerapan Dasa Darma Pramuka</p>
<p>Kehidupan dalam tenda apabila didesain dengan baik dapat untuk menanamkan nilai-nilai moral yang baik seperti nilai ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, nilai sopan santun, nilai kedisiplinan, nilai demokrasi dan juga nilai hubungan masyarakat.</p>
<p>Para pembina dapat menggunakan waktu-waktu luang di dalam tenda untuk duduk bersama adik-adik berdialog, diskusi, ngobrol bersama-sama sambil menanamkan nilai-nilai moral yang baik seperti yang baik.  Kegiatan ini akan lebih berkesan dan mengena bagi peserta didik.</p>
<p>Secara kejiwaan, memang usia anak-anak senang bemain, sehingga sangat tepat sekali bila Gerakan Pramuka menggunakan bentuk-bentuk game atau pemainan sebagai bungkus atau alat untuk menanamkan nilai, sikap dan perilaku yang baik seperti yang tersebut dalam tujuan Gerakan Pramuka.</p>
<p>Menanamkan nilai-nilai moral dan budi pekerti luhur yang terangkum dalam dasa darma Pramuka memang merupakan salah satu tugas dari pendidikan kepramukaan.  Nilai-nilai moral dan budi pekerti yang luhur harus ditanamkan kepada peserta didik sejak dini.</p>
<p>Dalam kegiatan perkemahan selain penanaman nilai-nilai moral dan budi pekerti yang paling awal adalah  untuk menanamkan kemandirian sejak dini.  (Mas Rony)</p>
<p><em><strong>Sumber : Buletin Tunas Satria</strong></em></p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/02/aplikasi-dasa-darma-pramuka-dalam-perkemahan/" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p><div style='display:none' id="post-refEl-214"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/02/aplikasi-dasa-darma-pramuka-dalam-perkemahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dasa Dharma Pramuka ( Kekuatan Doktrin dan Kegamangan Jaman)</title>
		<link>http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/02/dasa-dharma-pramuka-kekuatan-doktrin-dan-kegamangan-jaman/</link>
		<comments>http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/02/dasa-dharma-pramuka-kekuatan-doktrin-dan-kegamangan-jaman/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 16:19:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buletin]]></category>
		<category><![CDATA[Cabang]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Litbang]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kwarcabbanyumas.org/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[Pramuka mampu membentuk karakter dan kemandirian bagi anggotannya, dengan Dasadarma Pramuka, yang menjadi salah satu roh dan spirit.

1. Believe in God the Almighty ( Takwa Kepada Tuhan YME)
2. Preserve nature and love each other (Cinta Alam dan Kasih sayang sesama manusia)
3. Be an affable and knightly patriot (patriot yang sopan dan ksatria)
4. Be obedient and collegial (patuh dan suka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><em>Pramuka mampu membentuk karakter dan kemandirian bagi anggotannya, dengan Dasadarma Pramuka, yang menjadi salah satu roh dan spirit.</em></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-212" src="http://www.kwarcabbanyumas.org/wp-content/uploads/2009/10/Picture1.jpg" alt="Pramuka tempo doeloe" width="502" height="376" /></p>
<p>1. Believe in God the Almighty ( Takwa Kepada Tuhan YME)</p>
<p>2. Preserve nature and love each other (Cinta Alam dan Kasih sayang sesama manusia)</p>
<p>3. Be an affable and knightly patriot (patriot yang sopan dan ksatria)</p>
<p>4. Be obedient and collegial (patuh dan suka bermusyarawah)</p>
<p>5. Help others with compliance and resilience (Rela Menolong dan tabah)</p>
<p>6. Be diligent, skilled and cheerful (rajin, trampil dan bergembira)</p>
<p>7. Be provident and simple ( Hemat,Cermat, dan Bersahaja)</p>
<p>8. Exercise discipline, be brave and faithful (disiplin, berani, dan setia)</p>
<p>9. Be accountable and trustworthy (Bertanggung Jawab dan dapat di percaya)</p>
<p>10. Have purity in mind, word and act (suci pikiran,perkataan, dan perbuatan)</p>
<p>Setiap kita apabila menempuh pendidikan dasar hingga menengah tentunya pernah mengenal atau bahkan aktif dengan kegiatan pramuka, bagi sebagian kita pramuka identik dengan kemah (camping), tali temali, baris berbaris dsb.</p>
<p><span id="more-211"></span></p>
<p>Namun apabila di renungkan lebih mendalam, pramuka mampu membentuk karakter dan kemandirian bagi anggotannya, cobalah lihat Dasadarma pramuka, yang menjadi salah satu roh dan spirit, dan cobalah bayangkan karakter dan orang seperti apa yang dapat mengimplementasi dasa darma pramuka, dalam situasi dan kondisi saat ini dimana ketika hedonisme,individualisme, materialisme menjadi dewa baru bagi manusia indonesia menjadikan sebagia kita menjadi seperti binatang bahkan lebih buruk lagi dari binatang.</p>
<p>Ke depan kita berharap besar semoga pramuka dapat mempengaruhi setiap insan indonesia untuk menjadi lebih baik, dan hendaknya pula pramuka sebagai salah satu organisasi yang sebagaian besar generasi muda kita mengenal sejak dini, dapat merevitalisasi doktrin-doktrin dan simbol yang ada, sehingga kelak ketika kader-kader tersebut bekarya, dan menjadi pemimpin mempunyai karakter yang kuat dan berakhalaktul karimah, sehingga apa yang menjadi tujuan bangsa kita :masyarakat adil makmur sejahtera baik material, maupun spiritual bukan menjadi isapan jempol belaka (Iwan Laksana Aryanto)</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/02/dasa-dharma-pramuka-kekuatan-doktrin-dan-kegamangan-jaman/" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p><div style='display:none' id="post-refEl-211"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/10/02/dasa-dharma-pramuka-kekuatan-doktrin-dan-kegamangan-jaman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Idul Fitri 1430 H</title>
		<link>http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/09/22/selamat-idul-fitri-1430-h/</link>
		<comments>http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/09/22/selamat-idul-fitri-1430-h/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2009 07:07:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kwarcabbanyumas.org/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[
Taqabalallahui minna wa minkum, taqabal yaa kariim
Minal &#8216;aidin wal faidzin, fii kulli amin wa antum bi khair
Selamat Idul Fitri 1430 H

Share on Facebook]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img src="http://blog.koc2.com/wp-content/uploads/2008/09/banner_lebaran_2.jpg" alt="http://blog.koc2.com/wp-content/uploads/2008/09/banner_lebaran_2.jpg" width="540" height="377" /></p>
<p style="text-align: center;">Taqabalallahui minna wa minkum, taqabal yaa kariim</p>
<p style="text-align: center;">Minal &#8216;aidin wal faidzin, fii kulli amin wa antum bi khair</p>
<p style="text-align: center;">Selamat Idul Fitri 1430 H</p>
<p style="text-align: center;">
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/09/22/selamat-idul-fitri-1430-h/" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p><div style='display:none' id="post-refEl-208"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kwarcabbanyumas.org/2009/09/22/selamat-idul-fitri-1430-h/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
